Breaking News
Selamat datang di Warga Konoha — Portal berita terkini dari dunia shinobi Update terbaru: Naruto Uzumaki resmi dilantik sebagai Hokage ke-7 Sasuke Uchiha kembali ke Konoha usai misi panjang di luar desa Turnamen Chunin tahun ini akan digelar di Sungai Api pada bulan depan Selamat datang di Warga Konoha — Portal berita terkini dari dunia shinobi Update terbaru: Naruto Uzumaki resmi dilantik sebagai Hokage ke-7 Sasuke Uchiha kembali ke Konoha usai misi panjang di luar desa Turnamen Chunin tahun ini akan digelar di Sungai Api pada bulan depan
Langsung ke konten utama

BRICS+ Retak di New Delhi: Perang Iran Gagalkan Deklarasi Bersama - Waga Konoha

BRICS+ Retak di New Delhi: Perang Iran Gagalkan Deklarasi Bersama - Waga Konoha
BRICS Foreign Ministers Meeting in New Delhi
Internasional

BRICS+ Retak di New Delhi: Perang Iran Gagalkan Deklarasi Bersama

A

mbisi blok BRICS untuk menghadirkan tatanan dunia baru yang bersatu menghadapi tantangan besar pertamanya pasca-ekspansi. Pertemuan para menteri luar negeri BRICS di New Delhi, India, berakhir tanpa pernyataan bersama pada Jumat (15/5/2026), menyisakan tanda tanya besar atas kohesi blok yang kini beranggotakan sepuluh negara tersebut.

Duri di Tengah Konsensus: Konflik Iran

Kegagalan ini dipicu oleh perbedaan pandangan yang tajam mengenai konflik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Iran sejak Februari lalu. Berdasarkan laporan internal, Iran mendesak blok tersebut untuk secara eksplisit mengutuk Amerika Serikat dan Israel. Namun, langkah ini ditentang oleh beberapa anggota lain, termasuk India sebagai tuan rumah dan Uni Emirat Arab (UEA).

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh UEA—sesama anggota BRICS—memfasilitasi operasi militer yang merugikan kedaulatan Iran. Friksi antar-anggota baru ini menunjukkan bahwa memperbesar "meja makan" diplomasi tidak selalu berarti memperkuat kesepakatan.

Faktor Kegagalan

  • Perselisihan bilateral Iran-UEA.
  • Ketidakmampuan menyepakati diksi terkait keterlibatan AS di Timur Tengah.
  • Dominasi isu geopolitik atas agenda ekonomi asli BRICS.

Status Anggota Baru

Kehadiran anggota baru seperti Iran, Ethiopia, Mesir, UEA, dan Indonesia diharapkan memperkuat suara Global South. Namun, realitanya, kepentingan nasional yang saling berbenturan justru melemahkan suara kolektif.

Analisis Kritis: Ujian Kepemimpinan India

Sebagai ketua BRICS 2026, India berada dalam posisi yang sulit. New Delhi mencoba menyeimbangkan hubungan strategisnya dengan AS sembari mempertahankan kredibilitas di mata Rusia dan China. Alih-alih pernyataan bersama, India terpaksa merilis "Chair's Statement" yang secara gamblang mengakui adanya "perbedaan pandangan" di antara para anggota.

Hal ini mengirimkan sinyal kepada dunia bahwa BRICS+ saat ini lebih merupakan forum dialog daripada blok politik yang solid. Tanpa mekanisme penyelesaian konflik internal yang kuat, aspirasi BRICS untuk menjadi alternatif G7 terancam menjadi sekadar retorika diplomatik.

Referensi

  • Al Jazeera: BRICS talks end without joint statement as divisions over Iran war deepen (Mei 2026)
  • Outcome Document: BRICS Foreign Ministers’ Meeting, New Delhi (15 Mei 2026)
  • Analisis Geopolitik: Keretakan di Global South pasca-ekspansi BRICS
Sebarkan Analisis Ini:

Random Posts

Ironi Makan Bergizi Gratis: Cuan Mengalir, Nasi Berakhir di Tong Sampah

MERDEKA RASA TERJAJAH: Tragedi Ibu Hamil Ditandu 7 Jam di Tapsel, Bayi Meninggal Sebelum Sampai RS

MBG dan Ilusi Lapangan Kerja: Apa Jadinya Jika Keran APBN Berhenti? - Waga Konoha

Sate Tempe di Menu Makan Bergizi Gratis: Antara Gizi dan Kekecewaan Ekspektasi

Makan Bergizi atau Uji Nyali? Menyoroti Borok Pengawasan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Menembus "Kutukan" 5%: Strategi Berani Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa | Waga Konoha

Rapor Merah Setahun Prabowo-Gibran: Antara Fantasi Asta Cita dan Realita yang Menghimpit

Kebocoran Data Dishub 93GB: Data Kendaraan Rakyat Diobral, Keamanan Siber Kita Masih "Lelucon"?

Bahlil vs Purbaya: Tarik-Ulur Royalti Tambang & Goyangan IHSG

Gaji Hakim Naik 280 Persen - Reformasi atau Sekadar Janji? | Waga Konoha